jokowiPresiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyerahkan 3.500 akta tanah terhadap masyarakat Bali di Lapangan Puspem Bandel, Sempidi, Bandel.

Ribuan akta ini diserahkan secara simbolis terhadap sepuluh perwakilan penerima. Secara keseluruh para penerima ribuan akta ini berasal dari lima kabupaten/kota se-Bali, mencakup Kota Denpasar, Kabupaten Bandel, Tabanan, Gianyar dan Klungkung.

Artikel Lain Terkait : http://aquaproof.co.id/harga-aquaproof/

Jokowi kali ini memerintahkan terhadap Menteri BPN supaya lantas memecahkan persertifikatan tanah di Indonesia dan kemudian diserahkan terhadap masyarakat. “Banyak sekali sengketa, sebab belum pegang ini (akta tanah). Jikalau telah pegang ini kan aman, aktanya ada,” katanya.

Jokowi juga berpesan terhadap masyarakat Bali yang telah mendapatkan akta supaya menjaganya dengan bagus agar tak rusak. “Jikalau telah pegang akta bantu diberikan plastik. Jikalau genteng bocor tak rusak. Yang kedua bantu di-fotocopy. Jikalau sirna biar pesat ngurusnya,” ujarnya.

Eks Gubernur Jakarta ini juga mengingatkan terhadap masyarakat apabila akta itu berharap dibuat jaminan di bank supaya memerhatian kecakapan dalam membayar. “Jikalau berharap disekolahkan di bank supaya hati-hati. Dihitung dan kalkulasi lagi, dan hati-hati. Lazimnya demikian itu bisa akta segera ke bank, bisa uang Rp200 juta, segera Rp100 jutanya beli kendaraan beroda empat. yang tak boleh, jangan diutak-atik untuk kesenangan,” katanya.

Pihaknya menegaskan, bahwa akta ini sebagai pedoman bukti hak atas tanah yang mesti disimpan oleh masyarakat. “Silakan ke bank enggak apa-apa, namun jangan hingga sirna,” tuturnya.

 

 

Baca Juga : Harga Cat Anti Bocor